Kuliah Gaming Untuk Gamer
Oleh Fajar Rahmat Agustian

By SMKN 1 SEKAMPUNG 31 Okt 2020, 20:54:52 WIB Hiburan
Kuliah Gaming Untuk Gamer

Gambar : Dota 2


Kamu hobi main game? Atau pengen kuliah tapi gak mau jauh sama dunia game? Jangan takut! Karena ternyata beberapa instansi pendidikan di Indonesia sudah menyediakan jurusan/program studi yang relevan dengan dunia games loh.

Diatas adalah salah satu penggalan di postingan instagram @ristekdikti milik Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Postingan 12 Juni 2019 itu memberikan informasi tentang berbagai jurusan dan program studi bagi penggemar game di Indonesia.

 

Berikut adalah jurusan kuliah untuk gamers di Indonesia menurut @ristekdikti:

 

Jurusan Teknologi Game

Mahasiswa jurusan Teknologi Game akan dibekali dengan empat kemampuan dasar yang dapat mendukung tumbuh kembang industri game yaitu kemampuan teknis, kemampuan desain, kemampuan sosial dan komunikasi, dan kemampuan bisnis untuk berwirausaha di bidang industri game.

Setelah lulus, mahasiswa teknologi game diharapkan memiliki kemampuan teknis seperti:

  1. Merancang dan membuat game
  2. Menguasai pemrograman komputer khususnya yang berhubungan dengan game
  3. Memiliki kemampuan grafik dan audio.
  4. Menguasai library dan tools dengan konsep yang kuat bisa menghasilkan kemampuan untuk membuat game platform dan game engine yang banyak dibutuhkan untuk memasukkan konten-konten lokal.

 

Gamers yang tertarik merancang dan membuat game bisa mengambil jurusan kuliah ini di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Jurusan Teknik dan Rekayasa Perangkat Lunak

Sama seperti jurusan Teknologi Game, Jurusan Teknik dan Rekayasa Perangkat Lunak juga diperuntukan bagi gamers yang tertarik membuat game-nya sendiri. Namun jurusan ini lebih meluas daripada jurusan sebelumnya. 

 

Pada jurusan teknik dan rekayasa perangkat lunak, proses pembelajaran mahasiswa difokuskan pada pembangunan perangkat lunak, dan akhirnya diarahkan agar dapat membuat aplikasi-aplikasi seperti aplikasi berbasis web, aplikasi mobilegamespesific domain, dan lain sebagainya.

Para mahasiswa akan dibekali dengan keahlian-keahlian sebagai berikut:

  1. Analisis kebutuhan perangkat lunak
  2. Membuat perancangan perangkat lunak
  3. Implementasi perangkat lunak
  4. Testing perangkat lunak
  5. dan keahlian lainnya.

 

Untuk jurusan ini, menurut @ristekdikti, ada 4 kampus yang bisa dipilih, antara lain: Universitas Universal, Universitas Prasetiya Mulya, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, dan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia.

Jurusan Game Application & Technology

 

Pada postingan instagram @ristekdikti, jurusan berikutnya untuk gamers adalah Mobile Application & Technology yang bisa diambil di Universitas Bina Nusantara, namun setelah saya cek di web binus, ternyata sudah ada program studi "Game Application & Technology" yang berdiri terpisah dengan program studi "Mobile Application & Technology."

Jurusan ini menawarkan mahasiswa keahlian teknis yang dibutuhkan untuk masuk dalam industri pengembangan game. Mahasiswa akan memfokuskan diri pada seni game, desain game, dan pemrograman game.

Jurusan Game Animasi

Ternyata jurusan game animasi di  Universitas Negeri Malang telah berdiri sejak tahun 2008, namun pada 2011, nama program studi ini berubah menjadi "Animasi" saja.

Mahasiswa pada program ini diarahkan untuk menjadi profesional pemula di dunia animasi dan media terapan seperti:

  1. Animator 2D/3D
  2. Desainer Karakter
  3. Pengembang pemula Industri Animasi
  4. Desainer Game/Multimedia
  5. Pengembang pemula Industri Game
  6. Desainer Asset Game. 

 

Jurusan eSport

Diantara kelima jurusan yang ada dalam daftar, mungkin inilah jurusan yang paling cocok untuk gamers yang lebih memilih bermain game daripada membuatnya. Jurusan eSport  ini tersedia di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)

 

Selama mengikuti program, selain akan mendapat pembinaan karakter dan pembinaan skill permainan, mahasiswa juga berkesempatan bertanding secara rutin serta mendapatkan jersey team, berkesempatan mendapatkan beasiswa dan uang saku bulanan, dan yang paling menarik adalah mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan tim eSport nasional maupun Internasional.

Namun jangan salah, selama mengikuti program eSport, mahasiswa juga diwajibkan untuk tetap mengikuti perkuliahan sesuai dengan jurusan yang diminatinya di Universitas Dian Nuswantoro.

Jadi mahasiswa tidak hanya dituntut lihai bermain game, tetapi juga memiliki kecakapan di bidang lain, sesuai jurusan yang diminatinya.

Kemudian, sebagai nilai tambah,  mahasiswa juga akan mendapat pembinaan dari IeSPA Provinsi Jawa Tengah mengenai bagaimana menjadi pemain eSport  profesional, eSports manager, eSports coach, eSports analist, broadcaster, brand ambassador, dan bahkan menjadi eSports event management.

 

Hingga saat ini, program eSports Udinus memiliki dua cabang utama, yaitu:

  1. Defense of the Ancient 2 (DOTA2); dan
  2. Counter Strike: Global Offensive (CSGO)

 

Selain kedua cabang utama tersebut, ada beberapa cabang sekunder, antara lain:

  1. Mobile legend
  2. Point Blank
  3. Arena Of Valor
  4. League Of Legend

Para mahasiswa akan dibekali dengan keahlian-keahlian sebagai berikut:

  1. Analisis kebutuhan perangkat lunak
  2. Membuat perancangan perangkat lunak
  3. Implementasi perangkat lunak
  4. Testing perangkat lunak
  5. dan keahlian lainnya.

 

Untuk jurusan ini, menurut @ristekdikti, ada 4 kampus yang bisa dipilih, antara lain: Universitas Universal, Universitas Prasetiya Mulya, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, dan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia.

Jurusan Game Application & Technology

 

 

Pada postingan instagram @ristekdikti, jurusan berikutnya untuk gamers adalah Mobile Application & Technology yang bisa diambil di Universitas Bina Nusantara, namun setelah saya cek di web binus, ternyata sudah ada program studi "Game Application & Technology" yang berdiri terpisah dengan program studi "Mobile Application & Technology."

Jurusan ini menawarkan mahasiswa keahlian teknis yang dibutuhkan untuk masuk dalam industri pengembangan game. Mahasiswa akan memfokuskan diri pada seni game, desain game, dan pemrograman game.

Jurusan Game Animasi

Ternyata jurusan game animasi di  Universitas Negeri Malang telah berdiri sejak tahun 2008, namun pada 2011, nama program studi ini berubah menjadi "Animasi" saja.

Mahasiswa pada program ini diarahkan untuk menjadi profesional pemula di dunia animasi dan media terapan seperti:

  1. Animator 2D/3D
  2. Desainer Karakter
  3. Pengembang pemula Industri Animasi
  4. Desainer Game/Multimedia
  5. Pengembang pemula Industri Game
  6. Desainer Asset Game. 

 

Jurusan eSport

Diantara kelima jurusan yang ada dalam daftar, mungkin inilah jurusan yang paling cocok untuk gamers yang lebih memilih bermain game daripada membuatnya. Jurusan eSport  ini tersedia di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)

Selama mengikuti program, selain akan mendapat pembinaan karakter dan pembinaan skill permainan, mahasiswa juga berkesempatan bertanding secara rutin serta mendapatkan jersey team, berkesempatan mendapatkan beasiswa dan uang saku bulanan, dan yang paling menarik adalah mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan tim eSport nasional maupun Internasional.

Namun jangan salah, selama mengikuti program eSport, mahasiswa juga diwajibkan untuk tetap mengikuti perkuliahan sesuai dengan jurusan yang diminatinya di Universitas Dian Nuswantoro.

Jadi mahasiswa tidak hanya dituntut lihai bermain game, tetapi juga memiliki kecakapan di bidang lain, sesuai jurusan yang diminatinya.

Kemudian, sebagai nilai tambah,  mahasiswa juga akan mendapat pembinaan dari IeSPA Provinsi Jawa Tengah mengenai bagaimana menjadi pemain eSport  profesional, eSports manager, eSports coach, eSports analist, broadcaster, brand ambassador, dan bahkan menjadi eSports event management.

 

Hingga saat ini, program eSports Udinus memiliki dua cabang utama, yaitu:

  1. Defense of the Ancient 2 (DOTA2); dan
  2. Counter Strike: Global Offensive (CSGO)

 

Selain kedua cabang utama tersebut, ada beberapa cabang sekunder, antara lain:

  1. Mobile legend
  2. Point Blank
  3. Arena Of Valor
  4. League Of Legend



Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment