Belajar Enaknya Dari mana ya
Oleh Khairina Retnaningtyas

By SMKN 1 SEKAMPUNG 06 Okt 2020, 17:42:32 WIB Pendidikan
Belajar Enaknya Dari mana ya

Gambar : Jangan Berhenti Untuk Belajar


Perlu diketahui bahwa belajar merupakan kegiatan berproses yang pada dasarnya memang memerlukan waktu cukup lama dalam setiap pemahamannya dan merupakan belajar juga unsur yang paling dasar dalam setiap jenjang pendidikan. Sebenarnya belajar tidak hanya diperuntukkan bagi para pelajar di setiap jenjang berbeda, tetapi belajar juga masih digunakan dalam dunia kerja. 

Belajar juga dapat diartikan sebagai suatu proses atau usaha yang dilakukan setiap orang untuk memperoleh suatu perubahan bagi dirinya, baik itu berbentuk pengetahuan, keterampilan ataupun sikap dan nilai-nilai positif yang diperoleh dari belajar. Perubahan tersebut dapat menciptakan sesuatu yang baru atau penyempurnaan dari hasil belajar yang diperoleh sebelumnya (M. Faisal, 2013:31)

Adapun sumber belajar, diluaran sana banyak yang menganggap jika sumber belajar berarti diluar apa yang dimiliki guru atau siswa, nyatanya pandangan itu tidak benar. Justru guru merupakan sumber belajar yang utama saat di sekolah, yaitu dengan segala kemampuan, wawasan yang luas dan keterampilan, maka segala informasi pembelajaran dapat diperoleh dari guru. 

Siswa juga memiliki banyak sekali ragam dalam aktivitas belajar, pengalaman, pengetahuan dan keterampilan, maka dalam hal tertentu apapun yang berasal dalam diri siswa dapat dijadikan sebagai sumber belajar atau acuan bagi siswa agar lebih bersemangat dalam mempelajari pengalaman-pengalaman belajar yang baru atau pengalaman belajar yang dapat mereka ciptakan sendiri. Sumber belajar sendiri tidak hanya berasal dari guru tetapi sebagian besar pengalaman belajar juga berasal dari keluarga, media dan lingkungan sekitar.

Menurut Tirtayasa (2010, 23 Maret), Vernin S. Gerlach dan Donald P. Ely (1971) menegaskan pada awalnya terdapat beberapa jenis sumber belajar yaitu sebagai berikut.


Manusia

Pada dasarnya manusia memang dapat dijadikan sebagai sumber belajar, peranannya sebagai sumber belajar dapat digolongkan menjadi dua. Pertama, orang yang sudah dilatih khusus untuk menjadi seorang narasumber melalui pendidikan yang khusus pula. Kedua, yaitu orang yang tidak dipersiapkan secara khusus untuk menjadi seorang narasumber akan tetapi orang ini memiliki dasar dan keahlian yang sangat berkaitan dengan kegiatan belajar.

Bahan

Bahan yang dimaksud adalah semua yang berhubungan dengan informasi pembelajaran. Baik informasi tersebut dikemas dalam bentuk buku, video, audio, film dan semua yang berhubungan dengan sumber pembelajaran. Kelompok ini sering disebut sebagai media pembelajaran.

Lingkungan

Sangat disarankan jika lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan yang mampu memeberikan dan mampu membangkitkan semangat belajar siswa dan juga lingkungan yang selalu memberikan motivasi bagi siswa. 
Lingkungan ini juga dibagi menjadi dua kelompok yaitu lingkungan yang diciptakan khusus untuk kegiatan pembelajaran, seperti kelas, laboratorium ataupun sejenisnya. Sedangkan lingkungan berikutnya adalah lingkungan yang dimanfaatkan untuk mendukung keberhasilan penyampaian materi pembelajaran agar siswa lebih memahami materi dengan suasana lingkungan yang berbeda, diantaranya lingkungan yang berada diluar sekolah ataupun rumah.

Alat dan Perlengkapan

Sumber belajar dalam bentuk ini akan sangat dimanfaatkan untuk proses berlangsungnya pembelajaran. Seperti TV, komputer, radio, telepon dan juga tape recorder untuk membuat program pembelajaran audio, terutama untuk penyampaian informasi pembelajaran mengenai listening dan sebagainya. Tidak hanya itu, pemanfaatan bahan bekas yang dimodifikasi pun juga bisa menjadi sumber belajar yang efektif.

Aktivitas

Biasanya ativitas yangbisa dijadikan sumber belajar adalah aktivitas yang dapat mendukung pencapaian pembelajaran, yang didalamnya memuat perpaduang antara teknik penyajian dengan sumber belajar lainnya, seperti diskusi, mengamati, tutorial, belajar sambil bermain ataupun sejenisnya.

Dalam pemilihan sumber belajar sangat tergantung pada motivasi dan kemampuan guru dalam penggunaannya. Tidak hanya itu, sumber belajar juga dapat ditentukan berdasarkan program pengajaran, kondisi lingkungan, dan karakteristik siswa. Sangat penting jika hal-hal tersebut dijadikan sebagai pegangan dalam pemilihan sumber belajar yang akan dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar agar siswa tidak merasa jenuh dan akhirnya tidak fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Banyak orang beranggapan bahwa untuk menyediakan sumber belajar membutuhkan biaya yang tinggi dan sulit untuk didapatkan, dan terkadang akhirnya akan membebani orang tua siswa untuk mengeluarkan dana pendidikan yang sangat besar. Padahal hanya dengan bermodalkan kreativitas, guru dapat membuat dan menyediakan sumber belajar yang sederhana dan terjangkau. 

Misalnya, memanfaatkan bahan bekas dalam pembuatan sumber belajar. Dengan sedikit sentuhan kreativitas maka bahan bekas yang biasanya dibuang begitu saja dapat dimodifikasi menjadi sumber belajar yang sangat berharga dan dapat digunakan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran tanpa mengeluarkan biaya yang banyak. 

Dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar  tidak perlu pergi jauh dengan biaya yang mahal, lingkungan yang berada disekitar rumah atau sekolah pun bisa dijadikan sebagai sumber belajar yang sangat berguna bagi kepentingan belajar.

Pada era digital seperti saat ini tentu saja satu-satunya sumber belajar tidak hanya berpatokan pada guru. Saat ini perkembangan teknologi berkembang sangat pesat sehingga para siswa dapat mengakses berbagai informasi tentang materi-materi pembelajaran. Walaupun di era ini perkembangan teknologi sangat canggih, tetapi tetap saja peran guru akan sangat dibutuhkan para siswa.

Kegiatan belajar juga memiliki syarat mutlak, yaitu adanya interaksi antara pengajar dan penerima pembelajaran. Jika kedua hal tersebut tidak terpenuhi, maka tidak akan terjadi kegiatan belajar mengajar. Kemudian, pekerjaan mengajar tidak harus selalu menyampaikan materi saja, masih banya cara lain yang bisa digunakan selain penyampaian materi.

 

Saat ini dengan perkembangan media dan teknologi, tentunya dapat menunjang proses belajar siswa. Bahkan terkadang pengetahuan guru sama dengan pengetahuan yang dimiliki siswanya. Tentu saja hal ini menjadi dampak positif dari sumber belajar siswa yang sudah semakin canggih. Saat ini guru memiliki fungsi yang lebih luas yaitu menjadi fasilitator bagi siswa-siswanya. Disini guru juga harus bisa memerankan diri dalam pemanfaatan berbagai sumber belajar baik itu di sekolah ataupun di lingkungan luar.

sumber : kompasiana.com




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment